Selasa, 17 Desember 2013

Hacker Diduga Berhasil Mencuri 22 Juta Data Pengguna Yahoo Jepang

Yahoo Jepang menduga telah ada aksi pencurian data pribadi pengguna dari server miliknya oleh hacker. Dugaan tersebut dikemukakan setelah ditemukan adanya percobaan akses secara ilegal ke sistem administratif web portal Yahoo Jepang.


Percobaan akses ilegal tersebut pun dilaporkan telah terjadi pada pukul 9 malam waktu setempat. Data yang berhasil dicuri tersebut tidak termasuk password serta data penting yang digunakan untuk melakukan verifikasi dalam rangka mereset password.
Dikutip dari ZDnet, pihak Yahoo Jepang telah mengecek sistem miliknya dan telah ditemukan adanya jejak akses ilegal. Hal ini bukanlah yang pertama kalinya menimpa Yahoo Jepang. Sebelumnya, dalam laporan Kyodo News, pada bulan April telah terjadi kejadian serupa dan terdapat sekitar 1.27 akun yang berhasil dicuri. Informasi yang dicuri tersebut antara lain berupa nama ID, alamat email serta password.

Situs Ubisoft Diserang Hacker, Data Pengguna dan Password Berhasil Dicuri

Kasus peretasan sebuah situs kembali terjadi. Kali ini yang menjadi korban adalah publisher game ternama dunia Ubisoft. Akibat peretasan tersebut, data user berupa alamat email dan password pun berhasil dicuri.


Pihak Ubisoft sendiri mengumumkan agar para usernya untuk segera mengganti password miliknya di ubi.com. Selain itu, mereka juga menyarankan untuk mengganti passwordnya di situs untuk password yang sama.
Namun Ubisoft mengatakan bahwa passord yang ada pada server mereka telah terenkripsi. Jadi password tersebut akan sulit digunakan kecuali password itu menggunakan kombinasi yang lemah. Oleh karena itu mereka pun menyarankan agar usernya segera mengganti password.
Selain daripada itu, Ubisoft mengatakan bahwa tidak ada informasi lain yang bocor, dalam hal ini adalah informasi finansial. Hal ini karena informasi tersebut tidak disimpan oleh Ubisoft. Saat ini mereka pun tengah melakukan perbaikan untuk menanggulangi permasalahan tersebut.

Hacker Serang Forum Ubuntu, 1.82 Juta Data User Berhasil Dicuri

Canonical baru saja mengumumkan bahwa forum Ubuntu telah diserang oleh hacker. Akibat penyerangan tersebut, Canonical mengatakan bahwa Forum Ubuntu mengalami kerugian yang besar. Pihak Canonical pun mengatakan bahwa mereka tengah melakukan perbaikan terkait penyerangan tersebut.


Perusahaan open source tersebut mengatakan bahwa data pribadi user berupa username, password serta alamat email telah berhasil dicuri dari database. Canonical pun mengimbau kepada para user Forum Ubuntu untuk segera melakukan penggantian password.
Lebih lanjut, Canonical mengatakan bahwa Ubuntu One, Launchpad serta layanan lain dari Canonical tidak terpengaruh oleh penyerangan tersebut. Pihak perusahaan memperkirakan terdapat 1.82 juta data user dengan jumlah thread mencapai 1.96 juta berhasil dicuri.
Penyerangan Forum Ubuntu tersebut dilakukan pada Sabtu (20/7/2013) waktu setempat. Selain melakukan pencurian data pribadi user, hacker tersebut juga melakukan deface terhadap situs Forum Ubuntu.

Pengguna Internet lebih Takut Kepada Hacker dan Iklan daripada Spionase


Monitoring terhadap aktivitas para pengguna internet di dunia maya ternyata tak cukup meresahkan para netter. Alih-alih sebagian besar para pengguna internet justru lebih takut kepada para hacker dan pengiklan.


Hal tersebut pun terungkap dalam sebuah survei yang dilakukan oleh lembaga bernama Pew Research Center kepada para pengguna internet di Amerika Serikat. Dalam survei tersebut, sebanyak 86 persen pengguna internet Amerika berusaha untuk menghilangkan jejak ketika berinteraksi di dunia maya. Berbagai cara pun mereka lakukan, di antaranya adalah membersihkan cookies, browser history bahkan menonaktifkan cookies.
Jumlah pengguna internet yang takut kepada para hacker tersebut pun lebih banyak dibandingkan aksi spionase yang dilakukan oleh pemerintah. Sebanyak 33 persen netter mengaku cukup resah dengan pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah. Dan yang cukup mengejutkan adalah sebanyak 28 persen pengguna internet ternyata cukup takut dengan para pengiklan.
Sayangnya survei tersebut tidak menyertakan alasan kenapa mereka takut terhadap hal-hal yang disebutkan di atas. Namun ketakutan akan hacker mungkin cukup normal, terlebih saat ini banyak aksi peretasan baik terhadap situs ataupun bahkan akun jejaring sosial.

Hacker Berhasil Curi 2 Juta Password Berbagai Akun Jejaring Sosial

Bagi Anda yang suka berselancar berbagai jejaring sosial, nampaknya harus segera mengganti password. Hal ini karena akun jejaring sosial Anda kemungkinan menjadi salah satu korban pencurian password oleh hacker.




Lembaga security Trustwave mengatakan bahwa para hacker telah melakukan aksi pencurian nama user beserta password berbagai jenis jejaring sosial. Total terdapat 2 juta kombinasi akun dan password yang berhasil mereka curi. Data yang dicuri oleh hacker tersebut di antaranya adalah akun di Facebook, Google, Twitter serta Yahoo.
Untuk melakukan aksi pencurian password dan akun jejaring sosial, para hacker tersebut menggunakan malware yang telah terinstal di sejumlah komputer. Belum ada informasi sejauh mana penyebaran malware yang mampu melakukan pencurian data jejaring sosial tersebut.
Dari sekian banyak data yang dicuri, paling besar adalah akun Facebook yang mencapai 318 ribu akun. Selanjutnya terdapat 70 ribu akun Google, 60 ribu akun Yahoo serta 22 ribu akun Twitter. Pihak Trustwave pun mengatakan bahwa mereka telah menghubungi perusahaan-perusahaan jejaring sosial tersebut mengenai kemungkinan adanya pencurian akun ini.
 
Blog Hacking © 2011 Templates | uzanc